Cara Mudah Aktivasi & Registrasi Mbanking Bank BNI

Bagi Anda yang merupakan nasabah bank BNI, maka cukup dengan mengandalkan smartphone saja untuk melakukan berbagai kegiatan perbankan. Smart phone dan koneksi internet bisa digunakan untuk registrasi dan juga aktivasi Mobile Banking dari bank BNI tersebut. Mobile Banking ini merupakan layanan perbankan dengan tujuan memudahkan melakukan ragam transaksi keuangan lewat perangkat smartphone. Maka dengan begitu, para nasabah bank BNI bisa melakukan transaksi dengan lebih cepat dan mudah.

Berbagai Manfaat Penggunaan mBanking BNI

Layanan Mobile Banking dari BNI bisa memberikan ragam layanan keuangan dengan aman dan praktis. Mobile Banking ini bisa dapat Anda gunakan untuk keperluan mengetahui informasi saldo. Hal ini tentu menjadi kebutuhan bagi banyak nasabah bank BNI. Lalu seperti mobile banking dari bank lainnya, para nasabah BNI dapat juga melakukan transfer. Selain itu, manfaat lainnya dari mobile banking yaitu pembayaran berbagai jenis tagihan, dan bahkan pembukaan rekening.

Nasabah tidak lagi harus memakai mesin ATM untuk melakukan berbagai jenis transaksi keuangan. Tetapi nasabah wajib juga melakukan registrasi atau aktivasi Mobile Banking tersebut sebelum bisa menggunakannya. Langkah registrasi Mobile Banking BNI ada perbedaan sedikit dengan bank lainnya. Anda tak perlu ke KC atau pun ATM untuk bisa mendapat user ID. Jadi Anda cukup dengan mengandalkan internet saja untuk bisa melakukan registrasi mobile banking.

Tahap Registrasi Mobile Banking BNI

Cukup mudah sebenarnya cara mengaktifkan mobile banking tersebut, Anda dapat menyimak panduan jelasnya di bawah ini. Sebelum aktivasi, Anda harus melakukan registrasi lebih dahulu dengan langkah berikut.

  1. Download dan instal aplikasi Mobile Banking dari BNI di smartphone Anda. Cara menemukannya cukup dengan melalui Google Play Store atau melalui App Store.
  2. Kalau sudah download, Anda bisa langsung buka aplikasi Mobile Banking tersebut, lalu kemudian pilih opsi “Registrasi”.
  3. Lalu kemudian, Anda bisa melihat halaman seputar S&K di layar. Anda bisa scroll saja ke bawah, lalu centang setuju dan pilih “OK”.
  4. Masukkan beberapa data seperti nomor rekening, nomor identitas atau KTP, dan tanggal lahir. Kemudian, nasabah akan dilanjutkan untuk input email dan nomor pin.
  5. Selanjutnya cek email Anda, pastikan sudah menerima registration code yang dikirimkan pihak BNI. Anda bisa menggunakan kode tersebut untuk proses yang selanjutnya.
  6. Nantinya Anda bisa membuka kembali aplikasi Mobile Banking, lalu buatlah user ID serta masukkan juga kode registrasinya.

Tahap Aktivasi Mobile Banking BNI

Lalu setelah registrasi sudah selesai, maka Anda bisa lanjutkan melakukan aktivasi dengan cara seperti di bawah ini.

  1. Bukalah aplikasi Mobile Banking bank BNI lewat smartphone.
  2. Lalu Anda bisa memilih opsi “Aktivasi” dan kemudian kolom persetujuan syarat ketentuan lalu dan ketuklah “OK”.
  3. Nantinya Anda perlu input user ID, lokasi negara dan nomor kartu BNI, lalu Anda bisa memilih “Lanjut”.
  4. Langkah selanjutnya Anda bisa memasukkan kode OTP. Jadi BNI akan mengirim kode OTP lewat SMS.
  5. Lalu Anda bisa melanjutkan dengan buat M-Pin. Nasabah perlu mengetahui kalau m-PIN ini terdiri 6 angka. Pastikan Anda selalu ingat PIN tersebut karena sangat penting diingat dan lebih baik jangan terlalu simple. Anda bisa memasukkan M-Pin sekali lagi untuk bisa melakukan verifikasi dengan sempurna.
  6. Lalu setelah itu, buatlah kata sandi (8-12 kombinasi huruf angka) dan masukkan dua kali. Setelah itu, aktivasi selesai untuk bisa bertransaksi lewat Mobile Banking dengan panduan com.

Memahami Jenis-Jenis Bank BUMN Di Indonesia

Secara umum, terdapat empat jenis bank BUMN yang terdapat di Indonesia dengan aset besar. Keempatnya merupakan bank besar dan sudah diketahui kebanyakan masyarakat Indonesia seperti penggunaan ATM BRI yang populer. BUMN merupakan usaha badan hukum dan sebagian besar saham dipegang pemerintah. Kalau di Indonesia, ada setidaknya 100 lebih perusahaan BUMN. Dari 100 lebih perusahaan BUMN tersebut, ada bank-bank juga.

Beberapa Bank BUMN Indonesia

Lembaga perbankan memang sangat penting dan lembaga perbankan BUMN menjadi aset negara. Berikut ini akan dipaparkan mengenai beberapa jenis bank BUMN tersebut di Indonesia.

  1. Bank BRI

Bank BRI menduduki posisi pertama jika berdasar nilai aset. Bank ini ada dari16 Desember tahun 1895 di Purwokerto. Dari sepanjang perjalanannya melayani keuangan, Bank BRI menunjukkan aset yang bertumbuh kuat. Sebanyak Rp 1.447 triliun merupakan nilai aset BRI tersebut. Nilai aset Bank BRI tersebut naik 10,89 persen jika dilihat secara tahunan dibandingkan nilai sebelumnya yaitu Rp 1.305 triliun. Pada aspek penyaluran kredit, BRI merupakan bank yang bisa menjaga arus kreditnya secara sehat. Persentase kredit bermasalah Bank BRI hanya di angka 2,99 persen dengan pencadangan 237,73 persen. Dari kinerja baik Bank BRI, terutama jika melihat asetnya yang bertumbuh pesat, maka membuat Bank BRI mampu menggeser Bank lainnya.

  1. Bank Mandiri

Bank Mandiri telah mampu mencatatkan total asetnya bernilai Rp 1.400 triliunan saat kuartal III/ 2020. Maka karena hal tersebut, Bank Mandiri pun pada akhirnya bisa menduduki posisi kedua bank BUMN Indonesia berdasarkan asetnya. Selain itu, Bank Mandiri sudah beroperasi dari 2 Oktober tahun 1998. Saat itu, Mandiri merupakan gabungan empat bank dari pemerintah yang sekaligus dilikuidasi. Bank Mandiri merupakan gabungan dari Bank Bumi Daya, Dagang Negara, Ekspor Impor dan Pembangunan Indonesia. Walau Bank Mandiri tak menempati posisi yang pertama sebagai yang nilai asetnya terbesar, namun aset Bank ini justru memiliki pertumbuhan yang besar. Pertumbuhan aset Bank Mandiri 10,02 persen tiap tahun. Pertumbuhan aset Bank Mandiri umumnya didukung kenaikan dana dari pihak ketiga. Banyak pakar ekonomi yang menilai bukan tidak mungkin Bank Mandiri kembali menyalip aset yang tertinggi sehingga ATM Mandiri lebih sering digunakan dari ATM BRI..

  1. Bank BNI

Bank BNI masuk bank BUMN juga di Indonesia dengan aset yang juga besar. Di kuartal III/2020, laba bersih total yang didapat Bank BNI mencapai 4,32 triliun rupiah. Dapat dikatakan Bank BNI yang resmi dari 5 Juli tahun 1946 silam mengalami tingkat pertumbuhan aset kuat, bahkan mencapai 12,5 persen. Seperti Bank Mandiri, aset yang meningkat pada Bank BNI rupanya didapat banyak dari pihak ketiga yaitu 21,4 persen. Bagian peningkatan layanan Bank BNI kepada masyarakat, yaitu menghadirkan layanan digital. Layanan ini sangat sukses tumbuh dan banyak transaksi yang sudah dilakukan.

  1. Bank BTN

Lalu bank keempat yang masuk daftar BUMN Indonesia serta asetnya juga cukup besar yaitu Bank BTN atau “Bank Tabungan Negara”. Bank BTN ini sudah dari lama populer karena program kredit perumahan mereka. Bank BTN sudah berhasil memiliki aset sebesar 356,97 triliun rupiah di bulan September 2020. Dari kenaikan aset yang positif ini, Bank BTN makin optimis meningkatkan kinerja agar makin lebih baik. Bank BTN sendiri sudah memasang target mereka terutama untuk seputar kredit. Untuk kredit Bank BTN yang disalurkan tahun 2021, masih ditopang dengan KPR. Kredit ini baik itu dalam subsidi maupun juga non subsidi. ATM BTN sudah bisa ditemukan di banyak tempat termasuk juga ATM BRI.

Cara Aktivasi Internet Banking BNI Online

Ada beberapa macam kelebihan jika Anda memilih untuk menggunakan layanan fitur Internet Banking. Internet Banking dapat diakses lewat berbagai macam perangkat gadget kapan saja dan di mana saja. Asalkan gadget yang Anda gunakan mempunyai koneksi internet dan dengan panduan dis situs bankir, maka Internet Banking bisa kalian gunakan. Internet Banking ini bisa kalian akses dengan cara mengunjungi web https://ibank.bni.co.id Kelebihan lain yaitu jumlah dana untuk bisa ditransfer via Internet Banking dapat mencapai 1 miliar tiap harinya. Nasabah bisa multi transfer juga, transfer ulang, serta membuat jadwal untuk transfer dengan sangat mudah.

Tahap Pendaftaran Internet Banking BNI

Berbagai fitur Internet Banking tergolong sangat lengkap, bukan hanya transaksi seputar finansial saja. Pemblokiran kartu BNI saat kartunya hilang juga bisa dilakukan melalui Internet Banking. Termasuk juga bisa membuka rekening, melakukan pencairan dana deposito, lalu melakukan pantauan cash flow serta masih banyak kegiatan lainnya lagi. Keamanan transaksi memakai Internet Banking sangat terjamin. Hal ini karena dari setiap transaksi memakai otorisasi yaitu dengan BNI e-secure atau BNI m-secure. Alat otorisasi tiap nasabah login menuju akun e-banking.

Supaya dapat menggunakan Internet Banking, nasabah perlu mendaftar akun rekeningnya lebih dahulu. Anda dapat mendaftarkan akun di ATM, bisa juga dengan datang ke KC terdekat. Tetapi untuk aktivasi Internet Banking, akan lebih mudah dan tak harus ke bank. Berikut ini cara untuk mendaftarkan Internet Banking lewat ATM.

  1. Anda bisa masukan kartu Anda lalu memilih registrasi e-channel.
  2. Pilihlah opsi Internet Banking.
  3. Lalu masukkan PIN 6 digit, pastikan PIN mudah diingat tetapi sukar juga ditebak orang lain. Jangan pakai hal-hal yang pribadi dimana setiap orang dapat menebak PIN dengan mudah misalnya seperti nomer hp atau tanggal lahir.
  4. Anda nantinya mendapatkan struk untuk bukti registrasi Anda. Simpanlah baik-baik karena disana ada kode aplikasi Internet Banking yang dipakai dalam pengaktivasian akun.

Tahap Aktivasi Internet Banking BNI

Kalian bisa melanjutkan registrasi Internet Banking ini dengan cara mengaktivasi akun Internet Banking tersebut.

  1. Pertama-tama bisa dengan membuka web https://ibanking.bni.co.id dan memilih menu aktivasi.
  2. Input angka/ huruf kode yang sebelumnya didapat pada struk registrasi berikut dengan PIN yang dibuat di ATM tersebut.
  3. Bank nantinya mencoba memverifikasi nomer HP yang ada di Bank untuk sebagai nomer Anda untuk Internet Banking. Bank mengirimkan OTP menuju nomer hp tersebut. Anda juga perlu mencantumkan OTP pada kolom tertentu yang tersedia.
  4. Lalu setelah itu, akan diminta membuat kata sandi login i-banking. Sementara password ini terdiri atas 8-12 karakter dan merupakan campuran huruf angka. Gunakan password dengan tips sebelumnya yaitu mudah diingat tapi tidak mudah juga diterka orang di sekitar Anda.
  5. Nantinya sistem menampilkan info user ID serta data rekening pihak nasabah. Perhatikan apakah terdapat kesalahan data atau tidak. User ID dapat diubah sesuai dengan kehendak nasabah. Karena info user ID digunakan pada saat login, sebaiknya Anda pilih user ID simple supaya mudah diingat.
  6. Pada layar, muncul tawaran mengaktifkan i-banking lewat mobile browser. Lalu hilangkan saja tanda centang kalau Anda tak ingin mengaktifkan fitur layanan ini.
  7. Setelah semuanya sudah dilakukan, maka Anda sudah dapat memakai layanan Internet Banking dari BNI namun hanya bertransaksi non-finansial. Misalnya cek saldo, informasi tagihan dan sebagainya.
  8. Untuk bisa mengaktifkan transaksi id finansial, Anda perlu datang ke KC terdekat dengan kartu identitas KTP, SIM/ paspor, buku tabungan serta kartu BNI. Nantinya .staf bank membantu registrasi dan proses aktivasi akun.
  9. Nantinya Anda diberikan token yang bisa menghasilkan nomer acak/ dynamic PIN dan diperlukan pada saat bertransaksi finansial lewat internet banking. Termasuk juga PIN BNI e-secure.

Mengenal Apa Itu BNI e-Secure Dan m-Secure

Setelah tahap di atas sudah dilakukan, sekarang Anda bisa bertransaksi finansial lewat layanan i-banking. Sementara Internet Banking dapat dibuka melalui bermacam-macam browser. Tiap melakukan transaksi finansial, setiap nasabah diminta mengisi PIN tambahan di dalam token e-secure/ m-secure.

  1. BNI e-Secure
  • Secure merupakan token yang dapat kalian miliki lewat KC BNI. Token tersebut memunculkan angka yang acak. Tanpa token, maka Anda tidak dapat melakukan transaksi finansial dengan Internet Banking. BNI e-secure akan terblokir kalau Anda salah menginput password Internet Banking berturut-turut sampai 3 kali.
  1. BNI m-Secure

M-Secure merupakan aplikasi ponsel dengan fungsi seperti token untuk memunculkan dynamic PIN. Sementara BNI m-secure akan bisa didapatkan yaitu dengan masuk pada menu profil melalui i-banking. Pilih “unduh BNI m-secure”. Pilih aplikasi sesuai jenis ponsel. BNI m-secure juga akan terblokir kalau Anda berturut-turut salah input password i-banking 3 kali. Demikian saja dan semoga info kali ini bermanfaat.

Ini Cara Mudah Ajukan Kredit Melalui Akulaku

Akulaku menjadi salah satu aplikasi yang menyediakan jasa cicilan. Sehingga Akulaku bisa digunakan untuk keperluan membeli barang via online. Cara Kredit HP Akulaku ini tanpa harus datang ke tempat apa pun itu. Akulaku pun juga mempunyai fitur KTA Kilat sehingga bisa meminjam uang melalui aplikasi dengan cepat dan praktis. Pastinya, Akulaku harus memverifikasi data kamu lebih dulu untuk tiap proses peminjaman agar lebih aman.

Tahap-Tahap Kredit Melalui Akulaku

Saat memakai pembayaran Akulaku, maka kamu dapat membeli barang apa pun yang terdaftar pada aplikasi dengan memakai cicilan tanpa harus ada kartu kredit. Sementara proses pengajuan kredit Akulaku terbilang mudah. Bukan hanya itu saja, ada pun variasi ragam tenor yang bisa kita pilih. Bisa pembayaran 30 hari, 3, 6 sampai 12 bulan. Selain karena mudah, praktis dan juga tenornya beragam, kamu bisa mendapatkan kredit dengan limit tertentu meski tanpa DP. Berikut ini cara atau tahap lebih jelasnya untuk melakukan kredit Akulaku.

  1. Langkah pertama bisa dengan download Akulaku dan buat akun.
  2. Lalu masukkan nomor handphone kamu dan kirim kode. Tunggulah sampai kode masuk lewat SMS ke nomor yang sudah kamu input. Masukkan kode pada kolom terkait dan SUBMIT
  3. Lalu sambungkan akun misal dengan Facebook. Sementara penyambungan dengan sosial media Facebook wajib. Jika kamu belum mempunyai akun Facebook, maka silahkan bisa daftar dulu.
  4. Lalu selanjutnya upload KTP kita sendiri. Upload foto kita setengah badan juga yang memegang KTP. Selanjutnya masukkan juga nomor KTP, jangan sampai salah ketik.
  5. Masukkan juga kontak darurat untuk bisa dihubungi seperti nomor HP istri, ibu, ayah, atau saudara.
  6. Isilah dengan lengkap juga data mengenai pekerjaan untuk melanjutkan Cara Kredit HP Akulaku.
  7. Jika data terisi dengan benar, pihak Akulaku melakukan verifikasi informasi data akun yang didaftarkan. Umumnya proses verifikasi dari Akulaku ini butuh waktu 2 hari kerja.
  8. Jika proses kredit Akulaku telah terpenuhi, maka kamu bisa membeli barang via online yang ada di Akulaku. Cukup pilih dan tap opsi BELI saja untuk melakukan pembelian.
  9. Kamu dapat memilih cicilan tiap bulan dengan detail tenornya, seperti yang sudah disebut di atas. Pastikan kamu memilih sesuai kemampuan finansial. Setelah selesai, maka kamu dapat lanjutkan dengan mengklik “BAYAR”. Kalau semua proses sudah dilewati, kamu cukup menunggu barang yang dipesan diantar menuju alamat tertuju.

Syarat Untuk Kredit Melalui Akulaku

Kita perlu memperhatikan juga kalau tak semua pengajuan kredit akan disetujui pihak Akulaku, Tim Akulaku tentu jelas akan lebih dahulu mengecek, pemohon kredit sudah memenuhi tiap syarat ketentuan atau belum. Berikut ini syarat-syaratnya untuk mengajukan kredit Akulaku.

  1. Karyawan yang hendak mengajukan kredit Akulaku, perlu melampirkan info slip gaji
  2. Pemohon kredit perlu memiliki e-KTP
  3. Pengusaha harus melampirkan NPWP. Tetapi jika tidak ada NPWP, bisa dengan rekening koran.
  4. Usia 23 tahun minimal
  5. Domisili di Jabodetabek, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Keunggulan Akulaku

Keunggulan penggunaan Akulaku bisa dilihat dari limitnya yang tinggi, dengan begitu kita bisa sehingga kamu bisa leluasa mencicil barang. Kredit online Akulaku juga legal dan juga sudah terdaftar di badan OJK. Tak harus ada kartu kredit juga dan dapat dipakai di ragam e-commerce populer. Selain itu, ada berbagai fitur menarik yang bisa kamu temukan lewat aplikasi Akulaku ini. Sehingga wajar saja kalau pengguna Akulaku sudah sangat banyak sekarang ini dengan Cara Kredit HP Akulaku yang mudah.

Begini Caranya Enable Kartu ATM BRI

Sudah semakin maju layanan perbankan sekarang ini. Ada misalnya salah satu program layanan keuangan dari BRI yaitu Internet Banking dan layanan enable kartu atm BRI. Jadi Internet Banking ini merupakan layanan perbankan dengan berbasis jaringan online. Tiap nasabah BRI bisa memakai Internet Banking. Ada pun fitur-fitur menarik yang tersedia lewat Internet Banking BRI ini yang sangat lengkap. Kalian yang memakai Internet Banking bisa melakukan transfer dana, pembayaran tagihan baik itu listrik, telepon, dan lainnya. Sehingga sangat disayangkan kalau nasabah tidak memanfaatkan layanan Internet Banking tersebut. Hal penting lain yang perlu nasabah ketahui seputar BRI yaitu enable kartu BRI.

Mengenal Proses Enable Kartu BRI

Sebenarnya proses enable kartu BRI yang tadinya berstatus disabled itu sangatlah mudah. BRI telah menyediakan beragam macam metode untuk bisa mengaktifkan kartu yang disable. Kartu disable merupakan salah satu masalah pada saat bertransaksi lewat ATM BRI. Jika hal tersebut memang terjadi, kartu ATM tak bisa digunakan bertransaksi. Cek saldo, mutasi, transfer, maupun transaksi lain tidak dapat diakukan.

Kendala ini bisa diatasi yaitu dengan enable kartu BRI tersebut. Penyebab kartu bisa disable sendiri bermacam-macam. Pada intinya berbagai faktor tersebut bertujuan menjaga keamanan para nasabah pada saat bertransaksi lewat ATM. BRI hanya memblokir kartu saja, sehingga nasabah tetap dapat bertransaksi secara nyaman dan aman lewat berbagai layanan perbankan yang lainnya. Misalnya saja seperti yang disebut di awal artikel yaitu seperti internet banking, lalu mobile banking, atau pun sms banking.

Beberapa Cara Enable Kartu Bank BRI

Walau tetap dapat digunakan bertransaksi, lebih baik segera kalian mengaktifkan kartu yang disable. Terdapat beberapa cara untuk enable kartu BRI yang dapat dicoba, seperti di bawah ini.

  1. Internet Banking

Anda dapat mengaktifkan kartu BRI yang disable atau enable kartu atm BRI memakai internet banking. Layanan perbankan ini bisa diakses via website ib.BRI.co.id/ib-BRI. Bagi nasabah yang belum aktif internet bankingnya, harus mengaktifkan lebih dahulu. Setelah layanan Internet Banking aktif, maka bisa coba cara enable BRI card dengan langkah berikut.

  • Bukalah BRI Mobile, dan pilih Internet Banking.
  • Lalu input User ID & kata sandi Internet Banking Anda, lalu pilih Login
  • Kalau berhasil login, pilih Pelayanan
  • Dilanjutkan dengan pilih opsi Enable Kartu Disable
  • Lalu Kemudian muncul informasi seputar nomor rekening yang disable. Silahkan saja klik pada bagian tersebut
  • Lalu berikutnya muncul pop-up input Password untuk melakukan Enable Kartu. Isi kata sandi internet banking dan klik OK
  • Tunggu dan kemudian muncul info Enable Kartu telah sukses.
  1. Mobile Banking

Selain memakai Internet Banking, bisa juga dengan Mobile Banking. Cara enable melalui Mobile Banking bisa menjadi metode yang efektif. Para nasabah cukup dengan memakai aplikasi smartphone saja. Sehingga mengatasi masalah disable kartu cukup dilakukan kapan saja dan di mana saja. Berikut ini langkah-langkahnya enable kartu atm BRI yang bisa dilakukan.

  • Anda bisa membuka BRI Mobile di smart phone
  • Lalu setelah masuk di tampilan utama BRI Mobile, maka bisa silahkan memilih “Mobile Banking“
  • Lalu kemudian pilihlah opsi “Pelayanan Nasabah“
  • Langkah berikutnya, silahkan memilih opsi “Enable Kartu ATM“
  • Berikutnya Anda bisa input PIN BRI Mobile Banking Anda. Kalau sudah input PIN, maka lanjut dengan pilih menu “Send“
  • Nantinya terdapat notifikasi “Mobile Banking melakukan transaksi dengan SMS. Kalau Anda sudah yakin melanjutkan transaksi, maka bisa pilih “OK“
  • Lalu selanjutnya masuk pada menu SMS, secara otomatis juga muncul format Help Kartu On. Kirimkan SMS memakai nomor HP yang sudah didaftarkan pada BRI Mobile Banking. Lalu kemudian muncul peringatan untuk mengirimkan SMS ke 3300, dikenakan biaya. Lalu selanjutnya klik OK
  • Kalau sudah sukses mengirim SMS ke 3300, kartu yang tadinya disable akan menjadi enable kembali. Lalu sebelum bertransaksi melalui ATM, maka jangan lupa mengganti PIN.
  1. BRImo

Ada juga cara lainnya yaitu dengan memakai aplikasi yang dinamakan BRImo. Cara satu ini hanya dapat dilakukan bagi mereka para nasabah yang sudah mengaktifkan fitur BRImo. Langkah satu ini cukup efektif juga seperti penggunaan BRI Mobile, dikarenakan bisa dilakukan dengan lebih fleksibel. Untuk langkah-langkahnya yaitu sebagai berikut ini.

  • Buka app BRImo yang sebelumnya sudah terpasang pada perangkat smartphone Anda
  • Login dengan akun BRImo yaitu memakai username dan password. Kalau sudah, maka pilihlah opsi “Login“
  • Nantinya akan ditampilkan menu BRImo, untuk bisa mengatasi kartu disable, pilih opsi “Rekening“
  • Berikutnya bisa dengan memilih menu opsi titik tiga dan pilihlah opsi “Nonaktifkan Kartu“
  • Langkah selanjutnya klik opsi Toggle Switch agar bisa enable kartu BRI
  • Ada keterangan yang terlihat yaitu Kartu Berhasil Aktif dan lanjut dengan pilih menu “OK“
  • Selanjutnya sudah berhasil enable kartu atm BRI dan Anda bisa bertransaksi lewat gerai ATM terdekat.

Pembayaran Kredit Online, Tidak Perlu Kartu Kredit

Penggunaan kartu kredit bisa memungkinkan seseorang untuk menikmati berbagai macam kemudahan melakukan transaksi. Misalnya saja termasuk mencicil barang tertentu yang dibutuhkan dengan nilai harga yang tinggi. Selain proses kreditnya praktis, bisa juga memberikan ragam keuntungan tersendiri. Tetapi pada kenyataannya, tak semua orang memiliki kartu kredit sebagai salah satu alat pembayaran tersebut. Penyebab paling utama yaitu mereka tidak bisa memenuhi salah satu syarat yang sudah ditentukan bank pada saat ingin mengajukan kepemilikan kartu kredit.

Panduan Mudah Cicil Barang Tanpa Memakai Kartu Kredit

Walau begitu, kita masih tetap bisa membeli barang-barang dengan memakai cara lain, Anda bisa mencicil pembelian barang tersebut tanpa menggunakan kartu kredit. Sistem pembayaran satu ini juga tak jauh beda dengan memakai kartu kredit. Suatu barang yang akan dibeli dilunasi secara tunai terlebih dahulu dari pihak penyelenggara layanan cicil tanpa memakai kartu kredit tersebut. Lalu setelah itu, baru Anda bisa membayar cicilannya ke pihak penyelenggara. Di bawah ini ada beberapa panduan yang mudah untuk melakukan cicilan pembayaran barang meski tidak punya kartu kredit.

  1. Cicil pembelian barang via online

Dengan melalui internet, maka sudah banyak sekali berbagai inovasi pembayaran dan berbagai aspek kehidupan lainnya. Internet membuat kita bisa menikmati aktivitas belanja dengan mudah tanpa harus ke toko. Jika kita sedang butuh barang elektronik, maka pada saat ini sangat mudah karena Anda bisa menemukan dengan mudah via online. Tetapi pastikan juga untuk membelinya melalui situs-situs terpercaya. Lalu yang juga penting pastikan sudah tersedia pembelian melalui kredit, meski tidak punya kartu kredit. Dari semakin majunya e-commerce dan juga persaingannya, maka akan lebih memuaskan pastinya layanan kredit online tersebut. Sehingga pada akhirnya bisa lebih memuaskan para konsumen.

  1. Memilih tenor yang disesuaikan kondisi keuangan

Dari makin banyak mencicil tiap bulannya, maka semakin cepat juga utang lunas. Hal ini akan membuat waktu cicilan menjadi lebih singkat. Pada sisi lain, nilai atau jumlah cicilan besar sering menjadi beban berat untuk keuangan. Jadi jangan sampai kesulitan membayar cicilan tiap bulannya, karena tenor terlalu singkat. Kalau tak membayar cicilan tepat waktu, maka tentu Anda bisa saja dikenai denda serta biaya bunga. Tidak terkecuali kredit yang dilakukan secara online, bisa saja ada syarat ketentuan seperti itu.

Sehingga jangan lupa untuk pelajari setiap ketentuan kredit online di situs Proses Kredit. Hindarilah sebisa mungkin tunggakan cicilan hanya karena ingin mengambil tenor terlalu singkat. Anda perlu menyesuaikan jumlah cicilan setiap bulan sesuai kemampuan finansial, sehingga Anda dapat membayar cicilan setiap bulan dengan lancar. Maksimal utang yang dapat ditanggung keuangan kita adalah 30 persen penghasilan bulanan. Sehingga agar kondusif, jangan sampai melampaui cakupan nilai tersebut.

  1. Memakai kredit online instan

Sudah ada banyak sekali situs untuk berbelanja online dengan tersedia layanan instan bagi pelanggan yang ingin membayar dengan sistem kredit. Pada umumnya web belanja online menyediakan aplikasi yang khusus untuk melakukan kredit instan tersebut. Anda cukup mendaftar dan lalu memenuhi persyaratan apa saja yang dibutuhkan agar bisa mendapatkan kredit instan. Biasanya web site atau aplikasi belanja online meminta untuk kita upload KTP, lalu bukti penghasilan juga dan berbagai syarat lainnya yang memang dibutuhkan. Lalu kemudian mengisi info data diri serta melengkapi setiap syarat yang ada. Selanjutnya perlu mengirimkan aplikasi untuk permohonan kredit yang semuanya dilakukan secara online. Lalu umumnya pada waktu 24 jam maksimal, Anda sudah dapat mengetahui hasilnya apakah diterima atau tidak.

  1. Menghindari membuat cicilan baru kalau cicilan sebelumnya belum lunas

Lebih baik Anda tidak memaksakan diri mengambil cicilan banyak-banyak, meski sangat ingin barang tersebut. Jika Anda masih proses mencicil, hindari mengajukan cicilan barang yang baru, meski memang pihak situs atau aplikasi berbelanja online bisa memungkinkan hal seperti ini. Fokus saja dulu menyelesaikan cicilan lama, supaya keuangan tak akan terbebani dengan adanya utang cicilan lebih besar tiap bulannya. Hal satu ini juga bisa menghindarkan kita dari masalah seperti kredit macet untuk kemudian hari saat menggunakan layanan Proseskredit.com.