Memahami Jenis-Jenis Bank BUMN Di Indonesia

Secara umum, terdapat empat jenis bank BUMN yang terdapat di Indonesia dengan aset besar. Keempatnya merupakan bank besar dan sudah diketahui kebanyakan masyarakat Indonesia seperti penggunaan ATM BRI yang populer. BUMN merupakan usaha badan hukum dan sebagian besar saham dipegang pemerintah. Kalau di Indonesia, ada setidaknya 100 lebih perusahaan BUMN. Dari 100 lebih perusahaan BUMN tersebut, ada bank-bank juga.

Beberapa Bank BUMN Indonesia

Lembaga perbankan memang sangat penting dan lembaga perbankan BUMN menjadi aset negara. Berikut ini akan dipaparkan mengenai beberapa jenis bank BUMN tersebut di Indonesia.

  1. Bank BRI

Bank BRI menduduki posisi pertama jika berdasar nilai aset. Bank ini ada dari16 Desember tahun 1895 di Purwokerto. Dari sepanjang perjalanannya melayani keuangan, Bank BRI menunjukkan aset yang bertumbuh kuat. Sebanyak Rp 1.447 triliun merupakan nilai aset BRI tersebut. Nilai aset Bank BRI tersebut naik 10,89 persen jika dilihat secara tahunan dibandingkan nilai sebelumnya yaitu Rp 1.305 triliun. Pada aspek penyaluran kredit, BRI merupakan bank yang bisa menjaga arus kreditnya secara sehat. Persentase kredit bermasalah Bank BRI hanya di angka 2,99 persen dengan pencadangan 237,73 persen. Dari kinerja baik Bank BRI, terutama jika melihat asetnya yang bertumbuh pesat, maka membuat Bank BRI mampu menggeser Bank lainnya.

  1. Bank Mandiri

Bank Mandiri telah mampu mencatatkan total asetnya bernilai Rp 1.400 triliunan saat kuartal III/ 2020. Maka karena hal tersebut, Bank Mandiri pun pada akhirnya bisa menduduki posisi kedua bank BUMN Indonesia berdasarkan asetnya. Selain itu, Bank Mandiri sudah beroperasi dari 2 Oktober tahun 1998. Saat itu, Mandiri merupakan gabungan empat bank dari pemerintah yang sekaligus dilikuidasi. Bank Mandiri merupakan gabungan dari Bank Bumi Daya, Dagang Negara, Ekspor Impor dan Pembangunan Indonesia. Walau Bank Mandiri tak menempati posisi yang pertama sebagai yang nilai asetnya terbesar, namun aset Bank ini justru memiliki pertumbuhan yang besar. Pertumbuhan aset Bank Mandiri 10,02 persen tiap tahun. Pertumbuhan aset Bank Mandiri umumnya didukung kenaikan dana dari pihak ketiga. Banyak pakar ekonomi yang menilai bukan tidak mungkin Bank Mandiri kembali menyalip aset yang tertinggi sehingga ATM Mandiri lebih sering digunakan dari ATM BRI..

  1. Bank BNI

Bank BNI masuk bank BUMN juga di Indonesia dengan aset yang juga besar. Di kuartal III/2020, laba bersih total yang didapat Bank BNI mencapai 4,32 triliun rupiah. Dapat dikatakan Bank BNI yang resmi dari 5 Juli tahun 1946 silam mengalami tingkat pertumbuhan aset kuat, bahkan mencapai 12,5 persen. Seperti Bank Mandiri, aset yang meningkat pada Bank BNI rupanya didapat banyak dari pihak ketiga yaitu 21,4 persen. Bagian peningkatan layanan Bank BNI kepada masyarakat, yaitu menghadirkan layanan digital. Layanan ini sangat sukses tumbuh dan banyak transaksi yang sudah dilakukan.

  1. Bank BTN

Lalu bank keempat yang masuk daftar BUMN Indonesia serta asetnya juga cukup besar yaitu Bank BTN atau “Bank Tabungan Negara”. Bank BTN ini sudah dari lama populer karena program kredit perumahan mereka. Bank BTN sudah berhasil memiliki aset sebesar 356,97 triliun rupiah di bulan September 2020. Dari kenaikan aset yang positif ini, Bank BTN makin optimis meningkatkan kinerja agar makin lebih baik. Bank BTN sendiri sudah memasang target mereka terutama untuk seputar kredit. Untuk kredit Bank BTN yang disalurkan tahun 2021, masih ditopang dengan KPR. Kredit ini baik itu dalam subsidi maupun juga non subsidi. ATM BTN sudah bisa ditemukan di banyak tempat termasuk juga ATM BRI.